Tiga kali Laras tak sengaja bertemu dengan Nayoan tengah bermesraan dengan tiga cewek berbeda. Sejak saat itu, Laras menganggap Nayoan sama dengan cowok brengsek lainnya, seperti aayahnya yang selalu ganti-ganti pasangan. Sebaliknya, Nayoan yang sempat berkonflik dengan Laras malah penasaran dengan Laras yang cool. Dena, sobat Laras yang naksir pada Nayoan dimanfaatkannya untuk dekat dengan Lar…
Namanya Makky Matahari Muhammad dan Cinta menyimpan nama itu dengan baik di kepalanya. Bukan karena salam yang diucapkan lelaki itu saat pertama bertemu. Tetapi karena kehadirannya membawa pelangi dalam hidup Cinta. Belasan tahun menjalani hidup sebagai piatu, Cinta bahkan tidak tahu wajah ibunya. Ayah dengan sempurna melenyapkan setiap jejak perempuan terkasih itu. Saat Ayah menikah de…
Awalnya, Charllotte Melati Neumuller—seorang gadis keturunan Jerman-Indonesia—adalah seorang feminis sejati. Begitu gigih ia membela kepentingan kaum perempuan. Ia menganggap bahwa agama, terutama Islam, telah melegitimasi perlakuan diskriminatif dan kekerasan terhadap kaum perempuan. Kehadiran Lale, sepupunya, di Berlin membawa dimensi baru bagi kehidupan Charllotte. Lale menjawab dengan …
Sekian tahun berlalu, anak-anak dengan berbagai kemampuan itu tumbuh dewasa dan tergabung ke dalam berbagai geng, beraliran putih maupun hitam. Mereka saling bermusuhan, berusaha saling melukai bahkan membunuh. Salah satu geng hitam yang berbahaya dipandang begitu adalah Black Anathema. Ya, inilah yang mencemaskan Fiki dan kawan-kawannya. Geng itu harus mereka tumpas agar tidak lagi membuat keo…
Untuk meraih cintanya, Pangeran Philips dan Pangeran Bones berkompetisi untuk mengumpulkan semua bandul kalung Putri Artemis yang tersebar di Bumi. Setelah menggagalkan pernikahan Putri Artemis dan Pangeran Philips, Pangeran Bones berlaku curang dalam mendapatkan bandul kalung bunga itu. Sedangkan, di samping Pangeran Philips, ada seorang gadis manis yang setia membantunya. Gadis itu tampak jat…
Mengapa ada banyak gadis-gadis dapat berteriak histeris, dan menangis hanya karna sosok seseorang yang mereka idolakan di layar kaca televisi. Berlebihan, berkhayal tingkat tinggi, bermimpi besar, bodoh, dan layaknya sekumpulan orang-orang gila… Menyedihkan!
Novel ini bercerita tentang perempuan aktivis pergerakan Sulastri dan suaminya Sudarmo dan kaitannya dengan pendidikan politik kaum bumiputra melalui sekolah nasional yang saat itu disebut sebagai “sekolah liar”. Mereka terpaksa “hidup di luar jalur” sebagai “manusia bebas” demi memperjuangkan nasib bangsa Indonesia yang sangat memerlukan pendidikan demi mencapai kemerdekaan.