Menceritakan kisah perjuangan perempuan Jawa, dalam menentang patriarki di lingkungan pesantren melalui pandangan kritisnya terhadap fenomena pernikahan sirri dan ketidaksetaraan gender. Novel ini juga kaya akan budaya Jawa, dunia keris, dan tradisi pesantren,
Alina Suhita perempuan dari trah biru pesantren dengan moyang pelestari ajaran jawa, sejak remaja terikat perjodohan. Alina perempuan patuh khas tawadhu' santri. pegangan yang mutlak dia pegang adalah mikul dhuwur mendem jero.
Novel ini berkisah tentang perempuan cerdas, aktivis pergerakan mahasiswa, pemimpin beberapa organisasi, juga penulis, bernama Nawang Wulan. Ia pernah jatuh cinta kepada seorang teman laki-lakinya di pergerakan, bernama Alfin. Namun, berakhir kandas bahkan menyayat hati sebab jalinan asmara keduanya tidak dapat restu dari orang tua Alfin yang merupakan seorang kiai pesantren. bagaimana kela…